Kapolri: Senjata Teroris Bima Dicuri Dari Kapolsek Ambalawi Yang Tewas Ditembak

Jakarta – Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, salah sesuatu senjata yg ditemukan dalam penggerebekan teroris di Kampung Penatoi, Bima, NTB, merupakan milik kepolisian. Senjata itu punya mantan Kapolsek Ambalawi AKP (Anm) Abdul Salam.

“Tadi ditemukan senjata anggota Polri, Kapolsek Ambalawi yg ditembak, kemudian senjatanya diambil. Inilah orang yg menembaknya,” kata Badrodin di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (15/2/2016).

(Baca juga: Ada Luka Sedalam 2 Cm di Kepala Kapolsek Bima yg Meninggal Dunia)

Abdul gugur dalam tugas pada tahun 2014 dahulu di Bima. Para anggota teroris disebut terlibat penembakan polisi ketika patroli di Poso dua ketika lalu.

“Kelompok ini juga terlibat penembakan di Poso yg lalu,” ujarnya.

Dalam penggerebekan teroris pagi tadi, sesuatu anggota Polri terluka di bagian lengan tangan. Ad interim 1 orang terduga teroris bernama Fajar tewas.

“Kemudian 2 orang pelaku kalian tangkap,” ujar Badrodin.
(khf/fdn)

$(document).ready(function(){ polong.create({ group: 771, target:’bx_polong’ }); });

Sumber: http://news.detik.com



Sumber Artikel Kapolri: Senjata Teroris Bima Dicuri Dari Kapolsek Ambalawi Yang Tewas Ditembak

0 Response to "Kapolri: Senjata Teroris Bima Dicuri Dari Kapolsek Ambalawi Yang Tewas Ditembak"

Posting Komentar